NYIA – Sabrina Rasyid & Sakila Ummu Abdalah

SMP IT Bina Insan Kamil Sidareja

NYIA 2020

Judul Karya

Komik Digital Edukatif “Sendok, Garpu, Sedotan”

Uraian Desain

Di era yang serba praktis ini, makanan yang kita konsumsi sering kali menggunakan zat aditif sintetik (buatan) sebagai bahan pelengkap makanan, karena dinilai praktis dan menambah cita rasa pada makanan. Di samping penggunaanya yang praktis, zat aditif sisntetis apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh kita. Namun meskipun begitu hal paling penting tersebut acap kali luput dari pandangan masyarakat, hal tersebut dikarenakan kurangnya wawasan masyarakat terhadap zat aditif sintetik dan sering kali dampak dari zat aditif sintetik tersebut bersifat jangka panjang.
Oleh karena itu kami membuat sebuah inovasi media penyampaian informasi berbasis digital, yaitu komik edukasi SENDOK GARPU SEDOTAN. Komik digital edukatif merupakan alternatif yang memudahkan penyampaian informasi dan dapat meningkatkan pengetahuan kita salah satunya tentang zat aditif. Komik ini cocok untuk dibaca oleh semua kalangan usia karena informasi yang terdapat di dalamnya mudah dipahami, apalagi dengan karakter yang sengaja dibuat terlihat lucu sehingga mudah disukai oleh banyak orang, khususnya kalangan remaja dan anak-anak.
Dalam proses pembuatan komik digital ini disertai beberapa alat dan bahan yang digunakan yaitu berupa kertas untuk menggambar, penghapus, penggaris, pensil, dan aplikasi CorelDRAW X5, AnyFlip. Cara membuatnya yaitu membuat seketsa terlebih dahulu, mengubah seketsa menjadi digital dengan menggunakan CorelDRAW X5. Setelah gambar digitalnya selasai, masukan gambar digital tersebut ke dalam aplikasi AnyFlip. Cara penggunaanya yaitu membuka link yang sudah dibuat, menekan/menggeser pada bagian sisi layar komik satu persatu pada halaman komik tersebut secara berurutan hingga halamat terakhir.
Diharapkan dengan adanya komik edukasi SENDOK GARPU SEDOTAN ini dapat membuat masyarakat lebih bijak dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari hari.