Terapkan Good Governance, LIPI Gelar Lomba Inovasi Layanan Publik

Lomba inovasi pelayanan publik di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali digelar. Babak presentasi konsep inovasi diselenggarakan pada Jum’at (11/8) lalu. Lomba diikuti oleh 9 satuan kerja dari beberapa kedeputian.

Sembilan satuan kerja yang mengirimkan proposalinovasi layanan publik LIPI adalah Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Balai Konservasi Tumuhan Kebun Raya Cibodas, Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi, Balai Konservasi Tumbuhan Eka Karya Bali, Pusat Inovasi, Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah, Pusat Penelitian Biologi, Pusat Penelitian Kimia, dan UPT Balai Informasi Teknologi.

Tujuan dari penyelenggaraan Lomba ini adalah meningkatkan kesadaran satuan kerja LIPI untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan publiknya, baik berupa layanan bagi internal LIPI maupun layanan bagi masyarakat, untuk dapat meningkatkan sistem pelayanan publik yang baik dan tepat sebagai salah satu bentuk penerapan good governance.

Sebagai informasi, dewan Juri dalam Lomba ini terdiri dari civitas LIPI yang memiliki kompetensi, kapabilitas, dan pengalaman dalam penilaian layanan publik. Mereka adalah Prof. Dr. Siti Zuhro, Prof. Dr. Lukman Hakim, Dr. Siti Nuramaliati Prijono, dan Nur Tri Aries Suestiningtyas, MA.

Gerakan Indonesia Melayani

Sebagai salah satu institusi penyelenggara negara, LIPI termasuk ke dalam penyelenggara pelayanan publik sesuai dengan Peraturan Menpan RB Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan, dimana satuan kerja LIPI termasuk sebagai organisasi penyelenggara pelayanan publik.

Pada kesempatan lain, Rabu (9/8) lalu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) melalui Bakohumas melakukan sosialisasi Gerakan Indonesia Melayani.

Dalam pertemuan tersebut disosialisasikan juga sepuluh fokus program yang menjadi fokus dalam Gerakan Indonesia Melayani, yakni peningkatan kapasitas SDM ASN, peningkatan penegakan disiplin, penyempurnaan standar pelayanan e-government, penyempurnaan sistem manajemen kinerja, peningkatan perilaku pelayanan, deregulasi, debirokratisasi, peningkatan penyediaan sarana dan prasarana unit pelayanan publik, peningkatan penegakan hukum dan aturan di bidang pelayanan publik, serta sistem penghargaan dan sanksi serta keteladanan pimpinan. (dee)

Leave a Reply