Perkuat Kerjasama, LIPI Gelar PIR Regional dan Workshop di Bulukumba

Bupati Bulukumba A. M Sukri Sappewali bersama Dwie Irmawati Gultom, Ph.D, Kepala Bagian Humas LIPI

Pemerintah Kab Bulukumba bekerjasama dengan LIPI kembali menyelenggarakan PIR Regional Sulawesi Selatan di Bulukumba.

PIR Regional Sulsel 2018 dibuka oleh Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali, berlangsung hingga Jumat, 21 April 2017 diikuti 125 peserta

Adapun Instruktur dari LIPI adalah Dr Tri Mudji Ermawati dari P2 Bioteknologi LIPI untuk kelas Guru, Dr Alie Humaedi dari P2 PMB LIPI untuk kelas IPS, Kurnia Wiji, M.Si untuk kelas IPA.

Dr Alie Humaedi sedang memberikan wawasan tentang dasar penelitian kepada Siswa Kelas IPS

Para Peserta akan belajar bagaimana cara meneliti, mulai dari mencari ide, mengambil sample/data hingga mengemasnya dalam sebuah karya ilmiah yang baik. Pantai Parangluhu, PPI Bonto Bahari serta Kawasan Pantai Bira menjadi objek penelitian PIR Regional kali ini.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, LIPI bersama Balitbang Pemkab Bulukumba menyelenggarakan Workshop Kerja Sama LIPI -Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Acara ini bertempat di Gedung Pola Pemerintah Kabupaten Bulukumba tanggal 17-18 April 2018

Pada Workshop ini LIPI menghadirkan Dr. Roni Ridwan dari pusat penelitian Bioteknologi LIPI. Dr Roni memaparkan contoh pembuatan pakan ternak dari limbah pertanian. LIPI juga menghadirkan pakar mangrove, Kusuma Rahmawati, S. Hut dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, yang memberikan wawasan terkait pengelolaan konservasi mangrove.

Bupati Bulukumba A. M . Syukri menyambut baik workshop ini dimana pada saat yang sama, Bulukumba sedang mengembangkan hutan Mangrove di sepanjang pantai perbatasan Bulukumba – Bantaeng, serta sedang berupaya untuk meningkatkan hasil produksi pangan dan ternak. “Kami mohon bantuan LIPI untuk melihat apa saja yang kami bisa kembangkan lebih lanjut, sehingga kedepan Bulukumba semakin maju”, tambahnya.

Praktek Pembuatan Pakan Ternak

Sesi Praktek “Pembuatan Pakan Ternak” dilaksanakan di Dusun Kareppekang Desa Bukittinggi, Kec. Gantarang, Bulukumba. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan banyaknya limbah pertanian berupa limbah jagung yg melimpah di Bulukumba yg belum termanfaatkan.

Sedangkan Praktek “Pengelolaan Mangrove” dilaksanakan di Kampung Luppung Desa Manyampa Kec.Ujung Loe, Bulukumba. Narasumber memberikan wawasan cara tanam yg benar untuk mangrove dalam upaya mencegah abrasi. Tim LIPI menyarankan jarak tanam mangrove untuk periode selanjutnya dapat lebih berjarak, sehingga mangrove tumbuh optimal.

Workshop kerjasama ini diikuti sejumlah 50 Peserta yang merupakan Penyuluh Peternakan, staf Dinas Peternakan, wakil dari Desa Peduli Lingkungan, Penyuluh Pertanian, staf Dinas Pertanian serta staf Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Kabupaten Bulukumba. Dengan rangkaian acara ini diharapkan teknologi dan pengetahuan yang ada di LIPI dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bulukumba. (agn/gust)

Leave a Reply