LIPI Hadir di Pameran Perdana Bangka Expo

“Hasil penelitian LIPI diharapkan dapat mendukung meningkatnya hasil pertanian di Bangka  dengan kontribusi Pupuk Organik Hayati yang dihasilkan LIPI. Peningkatan hasil produksi juga diharapkan dapat menekan biaya pembelian  pupuk,” ungkap Bupati Bangka , H. Tarmizi saat mengunjungi booth LIPI di Pameran Bangka Expo 2017 (26/4). Tarmizi menambahkan bahwa  hasil- hasil penelitian LIPI sangat diharapkan dapat mendukung dan diterapkan di Bangka dalam rangka meningkatkan pertanian dan bidang lainnya. Dalam kesempatan mengunjungi booth LIPI dirinya didampingi Sekda Babel, Yan Megawandi.

Dalam pameran perdana yang dilaksanakan di LIPI menampilkan Pupuk Organik Hayati,  Makanan kemasan kaleng dari berbagai rasa, Nano Buble, lemna, ikan Sidat,  padi Gogo, pengolahan air,  dan informasi tentang LIPI.  “Pengunjung sangat ramai,  karena bersamaan dengan  Hari Jadi  Kabupaten Sungailiat, Bangka. Ditambah, Bangka Expo ini di ikuti peserta pameran dari berbagai kalangan diantaranya provinsi diluar Bangka,  BUMN, Parawisata, Penanaman Modal, Transportasi, UKM, instansi pemerintah, swasta Lembaga penelitian dari berbagai Pemda  yang ada di Bangka Belitung dan LIPI, jelas Humas LIPI, Kamera Sembiring.

Di sela-sela kegiatan pameran LIPI juga hadir dalam acara talkshow yang disiarkan oleh TVRI Bangka. Peneliti dari Balai Pengembangan Instrumen LIPI tampil sebagai narasumber yang membahas tema ‘Meningkatkan hasil Pertanian melalui Pupuk Organik’.

Output Bangka Expo 2017

Pupuk Organik hayati yang  mendapat perhatian dari  BP2D Provinsi Jawa Barat, untuk melihat dan melakukan pertemuan membahas kerja sama. Selain itu juga ada permintaan wirausahawan pemilik tambak ikan sekaligus ketua dari perkumpulan suku di Bangka, terkait dukungan dari hasil penelitian bidang Nano Bubble dari BPI LIPI, dan hasil hasil penelitian lainnya.

“Bangka Expo ini memiliki nilai edukasi bagi para pengunjung. Selanjutnya diharapkan Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung dapat melahirkan peraturan pemerintah tentang kawasan ekonomi khusus, kawasan parawisata, menggerakkan UMKM, kelautan, pertanian dan  peternakan,” pungkas Bupati Bangka dalam dalam penutupan Bangka Expo. (ks/dee)

Leave a Reply