LIPI DUKUNG PEMBANGUNAN DESA CERDAS

By 31/01/2017Berita BKHH

 

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berpartisipasi pada peluncuran Desa Cerdas dengan menampilkan informasi berupa buku –buku dan jurnal dari hasil penelitian LIPI. Prof.Dr.R.Siti Zuhro,M.A (Peneliti Politik LIPI) selaku Ketua Kelompok Kerja pada PIM (Program Indonesia Maju) menjelaskan bahwa program ini merupakan program unggulan pergerakan Indonesia Maju. Program yang dimaksud adalah Smart Village, desa Mandiri Energi, dan rumah Aladin (Atap Lantai Dinding). Pondok Ranji dipilih sebagai desa Smart Village PIM karena posisinya berada diantara kondisi kedesaan (rural) dan kekotaan (urban).

Dalam sambutan pembukaan PIM, Siti Zuhro mengatakan bahwa pada prinsipnya platform Smart Village yang digagas PIM  ini akan membantu  terbentuknya Smart City yang sudah lama dicita-citakan, tapi masih lebih banyak berada dalam tatanan konsep. Ditegaskan oleh Siti Zuhro, melalui terbentuknya Smart Village ini di desa-desa, secara otomatis akan terbentuk pula smart city yang konsepnya dikloning dan diturunkan ke desa-desa.

“Hasil  riset LIPI dapat di aplikasikan ditempat desa binaan sehingga hasil penelitian LIPI dapat menjadi Supporting  dalam desa binaan yang mandiri,” tegas Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, saat menyambangi stand LIPI di rumah Desa Cerdas, Pondok Ranji, Tangerang Selatan (26/1).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Cahyo kumolo dalam sambutanya mengatakan, menyambut baik atas peresmian program desa cerdas. Karena baginya, hal itu sudah menjadi komitmen 1 tahun lalu. Ia menyebutkan, 98 kota cerdas di Indonesia harus mempeloporkan desa lainnya. “Saya kira program semacam ini patut kita dukung, karena ini bentuk program yang sederhana mungkin tidak mahal tapi untuk masyarakat sangat berguna,” kata Cahyo. “PIM membangun Indonesia mulai dari pinggiran, kemungkinan di tahun depan akan ada penambahan pembangunan 1 desa lagi dan bisa mendapatkan anggaran 2 Miliar rupiah untuk mempercepat pembangunan desa cerdas.“ tegas Cahyo

Sebagai informasi  PIM diketuai oleh Prof Dr. Didin Syamsuddin, yang bertujuan menjadi wadah kebersamaan segenap elemen bangsa untuk merealisasikan cita-cita kemerdekaan. Acara tersebut juga dihadiri Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Eko Putro Sandjojo), serta tokoh nasional, akademisi, aktivitas masyarakat. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Prasasti Smart Village oleh ketiga meneteri yang hadir. (ks)

Leave a Reply