LIPI Berbagi Inspirasi pada Calon – Calon Peneliti Muda Masa Depan

Jakarta, Humas LIPI. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berbagi inspirasi pada calon – calon peneliti muda masa depan pada kegiatan Indonesia Science Day 2018 yang digelar oleh Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Jumat 20 April 2018 lalu di Taman Mini Indonesia Indah.

Science Show PP IPTEK

Talk show Inspiratif LIPI menghadirkan Gede Herry Arum Wijaya peraih Intel Special Award pada ajang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) tahun 2016. Dan Jane Caroline Hartanto, Pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) bidang Ilmu Pengetahuan teknik LIPI. Herry berbagi pengalaman mengenai keresahannya terhadap isu lingkungan terutama sampah yang menuntunnya membuat alat inovatif bernama ‘Smart Trash Can’. Smart trash can sendiri merupakan tong sampah yang dilengkapi motor dan sensor otomatis yang membuat tong sampah tersebut terbuka sesuai dengan jenis sampah yang dimasukkan dan berlaku sebaliknya tetap menutup jika jenis sampah yang akan dimasukkan tidak sesuai.

Sedangkan Jane menuturkan bahwa dia mengawali penelitiannya dari pengalaman kakak kelasnya yang gagal dalam ujian perguruan tinggi karena tidak dapat lulus test buta warna. Kemampuan mengidentifikasi warna, yang bagi sebagian orang dinilai sepele, adalah hal yang sangat berharga bagi penderita buta warna dan tuna netra. Dengan dibimbing oleh peneliti – peneliti LIPI, Jane berhasil membuat alat untuk menunjukkan perbedaan warna melalui gelombang suara.

Herry dan Jane, keduanya sepakat bahwa menjadi peneliti merupakan passion dan kegagalan bukan suatu halangan yang dapat membuat sesesorang berhenti.

Menjuarai Lomba Karya Ilmiah remaja (LKIR) telah membuka kesempatan bagi Herry dan Jane untuk berprestasi di tingkat internasional. Salah satu contohnya, Gede Herry Arum Wijaya berhasil meraih Gold Medal di ajang International Exhibition for Young Investors (IEYI) 2017 di jepang. Sedangkan, Jane Carolyne Hartanto didaulat mewakili Indonesia sebagai finalis di ajang Intel International Science and Engineering Fair (IISEF) di Amerika pada tahun ini.

Selain talk show inspiratif, LIPI juga menghadirkan science show yang secara atraktif mengajak peserta yang terdiri dari anak SMU untuk mengenali keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar yang disampaikan oleh perwakilan dari Kebun Raya Bogor LIPI Melani Kurnia Riswati. Tak lupa pelatihan pembuatan obat anti nyamuk yang disampaikan oleh Dr. Yenny Meliana dari Pusat Penelitian Kimia LIPI juga berhasil memancing antusias tersendiri bagi peserta. Para peserta dilatih untuk memanfaatkan bahan – bahan sekitar untuk menghasilkan obat anti nyamuk lotion seperti yang sering ditemui di toko – toko. (arm/ed: dig)

Leave a Reply