Informasi Hasil Penelitian LIPI Harus Menjangkau Daerah

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia  tampilkan hasil penelitian bidang Agriculture pada Agrinex Expo 2017, yang diselenggarakan pada tanggal 31 Maret s.d 2 April 2017 bertempat di Cenderawasih Room, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Expo yang dilaksanakan setiap tahun terselenggaranya atas kerja sama Insitut Pertanian Bogor (IPB) dan Kementerian Pertanian RI dengan dengan melibatkan pelaku Agrobisnis dari berbagai kalangan Pemerintah, swasta, UKM, Lembaga Litbang dan Universitas.

Rektor Institut Pertanian Bogor Prof Dr. Ir. Hery Suhardiyanto, M.Sc., dalam sambutannya pada pembukaan Agrinex menyatakan, Pemerintah dan semua elemen dapat berpartisipasi memberikan dukungan untuk ketahanan pangan  nasional. Ia juga mengatakan bahwa partisipasi tersebut akan memperkuat basis pengembangan agribisnis dan agroindustri di tanah air. “Konsumen mengharapkan produk pangan yang bermutu tinggi dan harga yang terjangkau,” tuturnya. “Untuk itu harapan konsumen mutu produk agribisnis dan agroindustri harus selalu ditingkatkan dengan pengembangan kompetensi SDM yang didukung oleh teknologi yang semakin efektif dan efesien,” sambungnya.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada pameran Agrinex kali ini menampilkan hasil penelitian terkait dengan makanan dan pertanian , untuk  memperkenalkan dan mempromosikan hasil riset seperti : Pupuk Organik Hayati, Pupuk Kompos dan Biovam (Puslit Biologi, Biomaterial dan Biotek), Vertical garden (Puslit Biomaterial), kemasan berbagai makanan kaleng (BPTBA), Padi GoGo dan Tepung Mocaf (Puslit Bioteknologi). Selain itu, LIPI juga membagikan aneka ragam jenis bibit pohon buah-buahan, serta dan informasi tentang LIPI berupa brosur dan audivisual.

Menerima Kunjungan

Pada kesempatan tersebut, booth LIPI berkesempatan menerima kunjungan Hj. Andi Juliani Paris, M.Sc (Anggota DPR RI Komisi VII). Dalam kunjungannya, Andi menyatakan bahwa LIPI harus terus memberikan informasi hasil risetnya dan sudah siap dijual, bukan hanya di Jakarta tetapi juga menjangkau daerah-daerah melalui berbagai kegiatan. “Pemerintah akan mendukung hasil riset LIPI dan akan menyuarakan di kalangan angggota DPR, agar anggaran penelitian dapat ditingkatkan,” tegas Andi.

Pengunjung stand LIPI diperkirakan sebanyak 350 orang dari kalangan pengguna dan penggiat dalam pertanian, seperti distributor hasil pertanian dan pemilik lahan pertanian untuk  usaha. “Pameran kali ini lebih aplikatif. Pengunjung ingin langsung membeli dalam skala besar dan mau bekerjasama dengan LIPI,” terang Kamera Sembiring M.Si, Koordinator Pameran LIPI. “Bahkan beberapa para pelaku Agribisnis tertarik dengan tampilan beberapa produk LIPI diantaranya pupuk organik, vertikal garden dan makanan kemasan kaleng,” tambahnya. (ks/dee)

Leave a Reply