Indeks Kepuasan Masyarakat LIPI Tahun 2017 Naik 3.461%

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan hasil kegiatan survei tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dan evaluasi terhadap kepuasan pelayanan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi PermenPANRB, Nomor 16 Tahun 2014, setiap instansi pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan melalui tindakan survei, yaitu Survei Kepuasan Masyarakat.

“Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai salah satu instansi pemerintah yang memberikan layanan kepada publik juga turut berkewajiban melakukan survei kepuasan masyarakat,” tegas Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas (BKHH), Nur Tri Aries Suestiningtyas. Sesuai penjelasannya, IKM dibutuhkan untuk mengetahui perkembangan kinerja unit pelayanan terkait kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. “IKM juga dibutuhkan untuk mendukung kualitas penyelenggaraan pelayanan publik secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Koordinator Survey Kepuasan Masyarakat LIPI, Dyah Rachmawati Sugiyanto, mengatakan bahwa tahun ini IKM LIPI mengalami perkembangan teknis, yaitu dari sistem offline/manual menjadi online. “Pada tahun ini IKM LIPI dilakukan melalui dua cara yaitu dengan sistem online dan offline,” ungkapnya. Menurut Dyah, IKM online diterapkan dalam kondisi responden terkoneksi internet sehingga responden dapat mengakses website IKM LIPI. Sedangkan IKM Offline diterapkan dalam kondisi tidak adanya koneksi internet dan sarana (alat) yang memadai.

Ada Sembilan poin yang dinilai oleh responden yang merupakan unsur-unsur pelayanan publik LIPI, berdasarkan PermenPANRB no. 14 Tahun 2017. Sembilan unsur tersebut adalah: persyaratan layanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya layanan, ketentuan layanan, kompetensi pemberi layanan, kesopanan dan keramahan, standar pelayanan, dan penanganan pengaduan.

Mengutip laporan survei kepuasan masyarakat LIPI 2017, diketahui bahwa biaya layanan, kompetensi pemberi layanan, penanganan pengaduan dan waktu pelayanan di LIPI dinilai baik oleh responden.

Berdasarkan data yang didapat dari 1590 responden survei pada 2017, IKM LIPI mencapai angka 83, 591 %. “Kepuasan masyarakat terhadap layanan LIPI dinilai sangat baik dan mengalami kenaikan 3,461% dibandingkan tahun 2016,” ungkap Dyah. “Hasil IKM tersebut merupakan sesuatu yang membanggakan dan makin memperkuat rasa percaya diri LIPI dalam memberikan pelayanan publik,” tambahnya. Dyah berharap pengelola pelayanan LIPI ke depan dapat semakin meningkatkan mutu pelayanan dan memperbaiki segala hal yang masih dinilai kurang. (nf/drs)

Leave a Reply