150 Siswa Sulsel perebutkan 6 tiket ke PIRN XVI Aceh

Perkemahan Ilmiah Remaja Regional Sulawesi Selantan kembali dilaksanakan di Bulukumba. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Bulukumba pada Senin 8 Mei 2017. PIR Regional ke-XI kali ini diikuti 150 Peserta Siswa dan 50 Peserta Guru. Peserta tidak hanya berasal dari Bulukumba, melainkan juga dari daerah lain seperti Gowa, Bantaeng dan Makassar.

Bupati Bukukumba AM Sukri Sappewali mengapresiasi komitmen LIPI dalam membina Siswa dan Guru dalam Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah melalui PIR Regional ini. “Kami juga sedang melakukan pendekatan ke LIPI agar Bulukumba bisa memiliki Kebun Raya seperti yang di Bogor itu, kalau Bogor sudah mulai sempit, di sini (Bulukumba) masih luas, Pak” tambahnya.

PIR Regional Bulukumba adalah salah satu bentuk pelatihan terpadu penulisan karya ilmiah dalam kemasan Perkemahan Ilmiah. Peserta terbaik PIR Regional Bulukumba akan dibiayai oleh Pemerintah Bulukumba untuk mengikuti PIR Nasional di Aceh. “Ya tapi kalau anaknya dari Bulukumba ya, kalau dari Bantaeng, minta sama Bupatimu sana”, canda AM Sukri.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba menyampaikan komitmennya untuk terus menggalakkan kegiatan – kegiatan yang mendukung perkembangan pembinaan ilmiah di sekolah. “Yang menang juga akan saya kirim untuk melihat Indonesia Science Expo di Balai Kartini Oktober kelak, biar tahu perkembangan sains di Indonesia seperti apa” ungkapnya.

Ketua Panitia PIR Sulsel Hasanuddin Sarehong mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk membiasakan remaja memanfaatkan waktu luang dengan aktifitas ilmiah, melakukan penelitian yang terkait dengan lingkungan. Diharapkan alumni – alumni dari PIR Regional ini akan menjadi tunas – tunas muda yang dapat berfikir secara ilmiah dan memberikan solusi bagi sekelilingnya.

PIR Regional ini akan melaksanakan penelitian lapangan di kawasan pantai Lemo – lemo. Kawasan ini sempat menjadi wilayah yang dikembangkan untuk pariwisata oleh pemerintah kabupaten. Namun seiring waktu, kawasan ini mulai ditinggalkan sehingga menjadi sepi kembali. Lemo – lemo tenggelam seiring naiknya pamor Pantai Tanjung Bira.

Kepala Bagian Ilmiah Masyarakat LIPI Yusuar Harun, mengatakan kerjasama LIPI dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba terkait PIR sudah terjalin sejak tahun 2006. “Bulukumba adalah Kabupaten pertama yang menyelenggerakan PIR, untuk saat ini sudah mulai dicontoh oleh daerh lain seperti Cilacap dan Merauke”.

Pada akhir kegiatan akan dipilih 6 siswa terbaik dari kelas IPA dan IPS serta 1 orang Guru yang akan mewakili Bulukumba di Perkemahan Ilmiah remaja Nasional XVI Aceh.

Leave a Reply